December 6, 2008
Posted by budi in Motivation.2 comments
Think and try to answer these questions:
- Name of the last 10 Nobel Prize winners
- Name of the last 5 Miss Universe winners
- Name of the 5 richest people in the world
- Name of the last 10 Winners of the Best Actor Oscar
Can’t do it? Rather difficult, isn’t it?
Don’t worry, nobody remembers that!
Applause dies away!
Winners are soon forgotten!
Now try to answer these questions:
- Name of 3 teacher who contribute to your education
- Name of 3 friends who helped you in your hour of need
- Think of a few people who made you feel special
- Name 5 people that you like to spend time with
More manageable? it’s easier than before isn’t it?
The people who mean something to your life are not rated “THE BEST”, don’t have the most money, haven’t won the greatest prizes.. They are the one who care about you, take care of you, those who, no matter what, stay close by.Think about it for a moment.
Life is very short. And you, in which list are you? the richest, the cleverest???or are you in the list of someone else? or neither of it?
Kuliah Umum bersama Pimpinan KPK October 29, 2009
Posted by budi in Indonesia.add a comment
Bismillahirrohmaanirrohiim.
Kuliah PPKn minggu ini menghadirkan seorang tamu penting, dia adalah Bapak Dr. Moch. Yasin, salah seorang dari 5 orang pimpinan KPK. kata Pak Yasin, beliau boleh dipanggil pimpinan KPK, boleh dipanggil wakil ketua KPK, boleh dipanggil komisioner KPK, boleh juga dipanggil anggota KPK, jadi panggilannya banyak, silakan pilih. jadi KPK adalah lembaga Negara yang independent, klo gak salah langsung di bawah presiden. dan Pimpinan KPK adalah pejabat negara setingkat Menteri Negara. Nah, apa yang akan saya sampaikan di sini tentunya akan banyak berkaitan dengan KPK dan lain-lain, segala info yang akan muncul, sangat mungkin salah, tentunya karena ingatan saya yang terbatas atau sangat mungkin saya salah memahami apa yang disampaikan Pak Yasin. Jadi, harap jangan dijadikan sebagai referensi apapun, ini hanya sebuah cerita dari seorang mahasiswa
Nah, kuliah kali ini pagi banget, bukan karena mo dateng pimpinan KPK, karena dari awal jadwalnya emang jam segitu, jam 7-9. Yup betul banget? (lho..kok tw2 betul2? haha..saya kan bisa membaca pikiran..^_^), jadi tiap kuliah itu, (yang bertempat di 9231, ruang multimedia GKU Timur, yang kapasitasnya 200-300 orang) pasti banyak banget yang telat, banyak banget yang telat, banyak banget yang telat, (cukup2, diulangnya tiga kali aja), ck ck ck…ayo dong mahasiwa, buktikan merahmu…. (bendera merah putih maksudnya…bukan iklan rokok ini…). Tidak terkecuali kuliah yang satu ini, artinya memang terbukti jika mahasiswa itu memang terkenal idealis, tidak membeda2kan siapapun dosennya, harus tetap berpendirian, “siapapun dosennya, tetep telat..”, tapi ini salah kaprah namanya, mahasiswa sekarang begini ni…banyak sok2 idealis tapi bobrok dimana-mana, hmm.., ya udah untuk pembahasan yang ini pasti bakal kemana-mana, jadi kita bahas di lain kesempatan. Sekarang kembali ke topik semula..
And there is one thing you need to know.. Pak Yasin datengnya gak telat lho, jam 7 udah siap di depan kita, sebuah teladan dari seorang pimpinan KPK. salut buat Pak Yasin, hormat Pak ^^. sayangnya beliau harus nganggur 15 menit, karena nungguin anak2 yang telat. Hayo, siapa yang telat ngaku??
Beliau udah 3 kali ngisi di ITB, dengan topik yang berbeda2, pernah nyampein tentang reformasi akuntabilitas internasional, pernah juga ngisi materi evaluasi kinerja lembaga pelayanan publik, dan untuk hari ini temanya adalah “Membentuk Kelembagaan Anti Korupsi Untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Wow..judulnya berat, dan pastinya merupakan sebuah perjalanan yang sangat sangat panjang untuk membentuk Indonesia yang pernah meraih juara 2 sebagai negara terkorup se-Asia. ck ck ck… (..giliran yang jelek2, rangking-nya papan atas..). Jadi, akhirnya kuliah dimulai, ternyata beliau orang yang penuh semangat, berapi-api, cocok jadi orator, mantan dosen pula, jadi udah biasalah ngomong depan umum. nah, ternyata pembentukan lembaga anti korupsi ini, bukan cuma baru-baru ini aja, udah dari dulu, udah lama banget, dari tahun 1957 udah ada lembaga yang beginian, tapi sayangnya masih belum maksimal, belum mencegah, hanya mengobati, (itu juga entah sembuh, entah enggak yang orang yang diobatin), nah KPK ini dibentuk akhir tahun 2003, tapi baru bisa mulai berjalan di akhir tahun 2004 (ibarat bayi yang tidak diharapkan kelahirannya, banyak pihak yang gak setuju, ya ampun sedih banget, tetep semangat Pak Yasin). KPK ini sebuah lembaga yang fungsinya gak cuma mengobati, bahkan fungsi utamanya adalah mencegah, selain itu memiliki fungsi koordinasi, dll. Tapi sayangnya, sampe sekarang, masih banyak yang gak suka dengan lembaga yang satu ini, sekarang 2 orang pimpinan KPK, pak Bibit dan Pak Chandra, sedang ‘dijebak’ untuk kasus yang tidak mereka lakukan, dan sebuah pernyataan penting dari pak yasin, “mereka berdua teman kerja saya, saya tau betul seperti apa mereka, dan saya guarantee mereka tidak bersalah, dan kami punya bukti bahwa ini semua adalah rekayasa, nanti bukti-bukti itu akan kita bawa di pengadilan”. Wow..semakin seru aja ni kasusnya, moga cepat terbongkar biang keladi di balik semua peristiwa ini.
Sebuah kenyataan yang sangat menyedihkan (tapi tidak mengherankan, udah terdengar biasa aja), ternyata kebocoran APBN kita mencapai 45%, ya ampun para koruptor2, mau diapain to duitnya, mo dimakan duitnya? paling juga disimpen di singapore, kalo gak disimpen di swiss, yang gak pernah diambil karena takut ketauan, tidak kasihan kah anda melihat 49% penduduk Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan (110 juta orang), tidak meneteskah air mata anda melihat kebanyakan mereka setiap hari berpikir : “hari ini bisa makan atau gak ya?” Sedangkan yang ada di pikiran anda, “hari ini pilih makan apa ya??”, atau “hari ini mo makan di restoran mana ya?” Tidak merasa bersalahkan anda para orang-orang yang haknya anda makan. Tidak sadarkah anda, betapa buruknya memberi makan keluarga anda dari harta yang haram?? Na’udzubillah.
Nah, buat temen-temen yang tahu terjadi kasus korupsi, jangan ragu-ragu untuk melapor ke KPK. KPK menyediakan banyak fasilitas untuk lapor. bisa lewat website: kpk.go.id, bisa lewat telpon, lewat fax, lewat sms (sayangnya saya lupa nomornya, maaf y >_<). Nah, untuk yang melaporkan, tentunya anda tidak cuma mendapatkan ucapan ‘terima kasih’, tapi juga bakal dapet persenan, yaitu 2 permil dari total korupsi yang dilakukan pejabat2 itu. Nah, sebagai info, KPK hanya menangani kasus korupsi yang bernilai lebih dari 1 Milyar, dan melibatkan pejabat penyelenggara Negara (Contohnya Pejabat Eselon 1: Gubernur, Bupati, ataupun kepala Biro). Dan jangan takut dengan kerahasiaan pelapor, anda akan aman, karena KPK telah membuat sistem yang akan meningkatkan perlindungan kepada pelapor. Misalnya kalo lapor lewat telpon, gak ada yang bisa nyadap, atau klo lewat website, gak bisa di-trace siapa yang lapor, dan sejenisnya. Dan ternyata ya, sebagai info aja ini, 75% dari kasus korupsi di Indonesia ini adalah kasus korupsi pengadaan barang dan jasa, yang di-mark up lah, yang fiktif lah, dsb. Makanya, KPK melakukan terobosan baru, yaitu sebuah sistem pengadaan barang dan jasa secara online, yah moga bisa cepet dipake.
nah, penjelasan panjang lebar dari Pak Yasin selesai juga dalam waktu kurang dari 1 jam. Nah, sekarang saatnya memasuki sesi tanya jawab, di-moderatori oleh Pak Dicky, (dosen PPKn-nya), dibukalah sesi tanya jawab untuk 10 orang penanya, wow..baru sekarang, sesi pertama langsung 10 orang penanya. Nah, alhamdulillah dapet kesempatan buat nanya juga ^^
Banyak muncul pertanyaan-pertanyaan unik, ada yang nanya, “Pak, sebenernya gaji pegawai KPK itu berapa sih?”, hoho..pertanyaan penting ini, si bapak agak susah juga menyebutkan nominalnya, tapi pegawai KPK statusnya adalah pegawai negeri, tapi gajinya tentunya gak sama dengan pegawai negeri supaya gak korupsi, kata si bapak untuk staf KPK yang jumlahnya kira-kira 700 orang, kira-kira gajinya 3x sampai 4x gaji pegawai biasa. (cukuplah buat makan anak istri sebulan). Nah, di KPK ini hanya berlalu single salary system. Jd gajinya itu udah termasuk macem-macem, buat dinas keluar, biaya makan. Dan si bapak, klo lagi dinas, dan makan nasi padang, minta bon lho, buat laporan ke KPK, hahaha.. dua jempol untuk si bapak. Hal ini untuk mencegah munculnya penghasilan-penghasilan lain di luar gaji pokok, seperti yang terjadi pada pejabat-pejabat negara kita. Nah, ini berkaitan dengan pertanyaan yang lain, yang mengangkat topik, “permintaan naiknya gaji menteri”. Jadi, temen-temen, sebenernya gaji menteri dan pejabat yang laen (misal: anggota DPR dan MPR) itu gak gede, (gaji pokoknya), cuma 19 juta (klo gak salah denger), itu kecil untuk ukuran menteri. Tapi yang beranak cucu itu, dana taktis untuk mereka, untuk kendaraan lah, untuk bensin lah, untuk rumah dinas lah, untuk baju lah, untuk rapat ini, rapat itu, untuk biaya perjalanan lah, ya ampun, klo di total-total dalam setahun bisa lebih dari setengah milyar. Nah, ini yang membuat celah-celah terjadinya ‘permainan’ dalam tanda kutip. Makanya single salary system merupakan sebuah terobosan baik dalam sistem penggajian pejabat-pejabat di Indonesia.
Dan dalam kesempatan yang diberikan ke saya buat nanya, saya tanya 2 pertanyaan ke Pak Yasin. yang pertama, klo KPK hanya nanganin kasus-kasus yang besar, gimana dengan yang kecil-kecil ini? Kata si Bapak, emang susah kalo harus ditanganin semua, makanya yang harus kita ubah adalah sistem, kita coba perbaiki sistem. misalnya tadi, pengadaan barang dan jasa (procurement) secara online. Dan pertanyaan kedua sekaligus saran, adalah ternyata publikasi tentang KPK ini belum menyentuh, banyak yang belum tau cara lapor ke KPK. dan saya coba check ke temen-temen yang hadir (mungkin sekitar 300 orang), agar mau angkat tangan siapa yang sebelum kuliah ini, tau bagaimana cara melaporkan kasus korupsi yang diketahui ke KPK. ternyata tidak ada yang angkat tangan kecuali 1 orang, jadi mahasiswa yang tau cuma 2 orang (tambah saya, walaupun udah lupa nomornya, haha..), itu juga karena saya sebelumnya pernah dapet materi seperti ini dari pak Antasari Azhar, pas latihan kepemimpinan di lembang (jadi teringat masa-masa itu), dan semua yang pernah ketemu beliau -Pak Antasari- pasti gak percaya klo bakal tersangkut kasus kayak sekarang, hmm… saya masih gak percaya beliau bersalah. Jadi, saya sarankan supaya media publikasi dari KPK diperluas, jangan cuma stiker atau spanduk, tapi coba lewat media televisi, atau radio gitu. Sebenernya masih banyak banget pertanyaannya, 10 orang gitu, dan tiap orang biasanya 2 pertanyaan. tapi apa daya ini, jari-jari saya mulai keriting (capek ngetiknya maksudnya). Intinya, kuliah hari ini sangat berkesan, banyak pelajaran yang bisa diambil, dan ternyata masih ada orang yang peduli dengan bangsa ini.
Sebenarnya saya adalah orang yang tidak percaya lagi pada lembaga pemerintah, banyak rumor-rumor beredar, “klo mo jujur, jangan jadi pegawai negeri”, “klo gak mo ikutan tanda tangan yang gak jelas, kamu bakal dimusuhin di sini”, “kalo gak mau ngeliat mark-up barang, jangan jd pegawai negeri”, huh..capek denger yang kayak gitu, mana udah dianggep biasa lagi. Betapa rusaknya bangsaku. Tapi, orang korupsi ada 2 tipe. yang pertama. Corruption by Greed, yang kedua, Corruption by Need. Nah, yang kedua ini yang I can’t say anything. Saya kasian juga ngeliatnya, anaknya mo bayar sekolah, gajinya pas banget, anaknya minta beliin baju baru gajinya cuma pas buat beli beras. Ya Allah, bantulah bangsaku ini, jangan jadikan uang yang berlimpah ini hilang dengan sia-sia dan tidak bermanfaat, karena kemaksiatan dan dosa yang kami perbuat. Dan cukupkanlah kebutuhan tiap orang, agar bisa semakin mengenal Engkau.
Tapi setelah mengikuti kuliah ini, saya jadi teringat, ternyata masih ada sebuah lembaga pemerintah yang benar-benar bersih. Memliki sistem yang sangat baik, yang tidak ada Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Sebuah tempat yang cocok bagi anda yang mengaku aktivis kampus, tempat yang cocok bagi anda yang mengaku cinta Indonesia, tempat yang cocok bagi anda yang mengaku ingin memperbaiki bangsa Indonesia. Bagi anda yang suka berteriak-teriak di depan gedung pemerintahan, untuk anda yang suka menebar puisi manis tentang kepedulian terhadap bangsaku yang sedang menangis. Kami tidak butuh teori, yang kami butuhkan adalah aksi, (….tapi bukan lewat demo ya bro…). Kami tidak butuh janji, kami butuh bukti.
Sebagai penutup, sebuah prinsip penting dalam hidup saya. Saya tidak akan memberi makan keluarga saya nanti dengan harta yang haram, tidak juga dengan yang syubhat (masih samar-samar, belum jelas), dan semoga Allah selalu mencukupi segala kebutuhan kita dengan harta yang halal. Ya udah, segini dulu ya, sampai jumpa di laen kesempatan, jika ada kata-kata yang salah atau berlebihan mohon dimaafkan, sang penulis tidak lain dan tidak bukan hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan
my opinion about “Pemilihan langsung dan Golput” March 6, 2009
Posted by budi in Indonesia.1 comment so far
Setelah mendengar debat antar mahasiswa kemaren, jadi tergerak pengen nulis juga tentang pendapat pribadi mengenai pesta demokrasi di Indonesia. Indonesia sebentar lagi akan memilih, awal bulan april untuk pemilihan legislatif dan sekitar bulan juli untuk pemilihan presiden. Pemilihan wakil rakyat dan pemilihan presiden secara langsung adalah sebuah trobosan baru sebagai reaksi dari ketidakpercayaan masyarakat terhadap para wakil rakyat yang dahulu kala, ketika dipilih berdasarkan persentasi jumlah suara partai politik.
Bagaimana pendapat saya tentang pemilihan langsung ini?
Saya tidak mengatakan bahwa ini sistem yang terbaik, benarkah “sistem ini” lebih baik dari yang dahulu. Menurut saya “gak juga”. Sistem ini hanya menimbulkan masalah baru. Tapi jika berbicara tentang kenyataan yang ada, menurut saya jawabannya “iya” lebih baik dari yang dulu, tapi tetep bukan yang terbaik, masih banyak kekurangannya. bedanya apa? begini lho…sistem yang dulu itu, yang wakil rakyatnya dipilih oleh partai, dimana wakil rakyat itu berbuat seenak perutnya sendiri, merasa tidak bertanggung jawab terhadap rakyat, boro-boro bertanggung jawab, mungkin malah gak pernah inget sama sekali. mereka itu sudah melewati batas, sudah kelewatan, dan tidak bisa dimaafkan. Sistem ini baru akan berjalan dengan baik,dengan syarat wakil rakyat yang dipilih benar-benar kompeten, berkualitas, dan peduli dengan rakyat. karena syarat-syarat tadi tidak terpenuhi maka mau tidak mau, dengan sangat terpaksa kita harus mengganti sistem ini dengan sistem baru yang bisa menyelesaikan masalah ini.
Kemudian muncullah ide untuk pemilihan secara langsung, katanya sih sistem ini lebih adil, karena rakyat memilih langsung?? yang bener?? kata siapa lebih adil??
Nih, kita kasih analoginya ya…Ada orang tua, punya 3 orang anak, SD, SMP, SMA. kemudian orang tua itu mau ngasih uang ke masing-masing anak. yang mana yang lebih adil? masing-masing dikasih uang yang sama, atau masing-masing diberi proporsi yang berbeda sesuai seharusnya. tentu lebih adil pilihan yang kedua kan.
kembali ke yang tadi, dengan sistem secara langsung ini, suara seorang profesor di bidang politik dan pemerintahan, disamakan dengan suara saya seorang mahasiswa yang bukan bergelut di bidang pemerintahan dan belum lulus pula, lebih parah lagi, suara profesor tadi disamakan dengan suara orang yang tidak berpendidikan sama sekali. catatan: saya tidak bicara orang secara personal, tapi saya bicara kelompok secara umum. Sistem apa ini?? ini yang dibilang adil? anak SD juga tau jawabannya.
terus menurut kamu gimana sih bud yang bagus?
menurut saya yang paling ideal adalah, negara ini dikendalikan, ditentukan, diputuskan oleh orang-orang yang paling kompeten di bidangnya, dan syarat yang paling penting, mereka benar-benar berjuang untuk rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan. Simpel banget sebenernya. Dan sebagai seorang Muslim, satu hal yang saya sangat yakin yaitu system yang ditawarkan Islam mengenai berbagai masalah yang ada ini adalah yang terbaik.
Oke, lupakan yang diatas tadi, nasi sudah menjadi bubur, pemilihan langsung sebentar lagi. apa yang bisa kita lakukan untuk mencari yang terbaik dari situasi yang semakin memburuk ini..
belakangan ini mulai marak muncul golongan putih. banyak orang yang sangat menyayangkan munculnya golongan putih ini. Bagaimana seharusnya sikap pemerintah menyikapi golongan ini? gampang aja, kasih mereka edukasi tentang hal-hal ini sebanyak-banyaknya. setelah itu terserah mereka apakah akan berpartisipasi aktif dengan memilih, atau tetap berpartisipasi secara pasif, dengan golput. tapi, yang saya sadari adalah, orang punya kepentingan yang berbeda-beda, orang punya kepedulian yang berbeda-beda.
Untuk mereka yang sampai hari-H masih gak ngerti apa-apa, masih gak peduli sedikitpun, saran saya adalah, saya mohon dengan sangat anda jangan memilih ya…. please, suara dari orang-orang seperti anda sangat-sangat tidak diperlukan, sekali lagi, please banget, jangan milih ya.
dan buat anda yang mengerti, dan ingin mengubah indonesia jadi lebih baik, maka gunakan hal pilih anda. karena jika ada 2 calon yang baik dan jahat, dan di indonesia ada 2000 orang, dan ada 1000 orang jahat, dan 1000 orang baik. kalo 1000 orang jahat memilih calon jahat, dan anda (tentunya anda orang baik dong) memutuskan untuk tidak memilih, maka mo jadi apa indonesia ini..
dan Anda yang tidak memilih secara intelektual, dengan alasan, saya sudah mempelajari, dll, dan ternyata tidak ada calon yang sempurna. maka dengan ketidakikut sertaan anda, tidak akan mengubah calon-calon tadi, tetep aja, salah satu dari mereka akan terpilih.
Oke, ada banyak pembelaan untuk masalah ini (untuk golput), dengan semakin banyaknya yang golput, pemerintah akan sadar banyak yang tidak beres dengan calonnya, ada yang tidak beres dengan prosesnya. tapi silakan anda pertimbangkan sendiri mana yang lebih baik? Toh jumlah orang yang bakal golput karena emang bener-bener gak tau atau karena gak peduli pasti banyak, saya yakin banget, jadi buat apa anda menyamakan diri anda dengan mereka? 1 suara dari anda yang sangat-sangat mengerti bahwa tidak ada calon yang baik, tidak akan dianggap berbeda, dengan 1 suara dari orang yang bener-bner gak ngerti apa-apa.
Padahal kalau anda sadari, orang yang ngerti tentang calon-calon ini jumlahnya dikit banget, so…please think it carefully. saya sendiri, tidak akan rela nasib saya ditentukan oleh mereka. seperti quote dari jack welch, CEO General Eletric, “control your own destiny or someone else will”.
Jadi kalo anda berpikir bahwa tidak memilih untuk menunjukkan ketidakpuasan rakyat, maka ini saat yang tidak tepat, karena secara natural hal itu akan dilakukan oleh orang-orang yang tidak peduli dan tidak mengerti apa-apa, dan masalahnya adalah 1 suara anda disamakan dengan 1 suara mereka, hal-hal yang sangat tidak adil.
Oke, sekarang kita bicara Fatwa dari MUI tentang golput, pastikan dulu anda membaca isi fatwa tersebut dengan lengkap. jangan sepotong-sepotong, sama seperti fatwa haram rokok, bacanya jangan sepotong-sepotong, terus tiba-tiba komentar gak jelas. yang pertama harus kita sadari adalah…
MUI adalah sebuah majelis, sebuah kumpulan orang-orang yang dianggap lebih mengerti tentang islam dibandingkan orang awam di Indonesia, sekali lagi dicatat di Indonesia. tapi, tidak ada jaminan orang-orang yang ada di sana adalah orang-orang yang paling mengerti tentang islam. Fatwa yang dikeluarkan mereka sekalipun, tidak menjadi landasan dalam beragama, boleh diikuti boleh tidak. Namun, jika berpikir logis, pendapat dari orang-orang yang lebih pintar, biasanya lebih mendekati kebenaran, as simple as that.
eh, emang ada ya di negara laen MUI-MUI-an? oh ada dong, di arab saudi, di yaman, dll, semuanya punya majelis seperti MUI. saya sendiri, untuk masalah-masalah yang sama, lebih memilih fatwa yang dikeluarkan oleh syaikh-syaikh yang ada di sana, karena apa? (tidak bermaksud membanding-bandingkan, tapi mau gak mau harus dibanding-bandingkan, dan ini hal yang sangat lumrah dalam masalah ilmu) simple aja, Nabi Muhammad asalnya dari Arab Saudi, dan mulai berdakwah di sana. paham dong? Sama aja, kayak kita mo milih universitas, kalo masalah teknologi dimana pusatnya? mungkin amerika, eropa, tapi mungkin ada yang komentar di Indonesia gak kalah kok, kemudian saya jawab, iya emang mungkin aja ada yang lebih jago dari mereka orang dari Indonesia, tapi kita bicara statistik. Indonesia lebih sering produksi, apa lebih sering konsumsi hayoo….^^
sekali lagi, hukum dalam Islam adalah al-qur’an dan as-sunnah Rasulullah. itu yang pasti, menyelisihinya pasti salah. selain dari itu, belum tentu benar,(berarti ada kemungkinan bisa juga benar). Ternyata, kalo anda mau melihat sekeliling, dalam Islam sendiri muncul berbagai pendapat, MUI lebih tidak setuju dengan golput walaupun sebenarnya tidak menyalahkan golput dengan beberapa pertimbangan, ada kelompok lain, umumnya yang tidak setuju dengan sistem pemilu tadi, yang lebih pro golput namun membolehkan memilih dengan beberapa pertimbangan. oh iya, catatan juga, menurut pengamatan saya, sepertinya MUI juga didominasi golongan tertentu juga. Golongan apa sih yang dimaksud, silakan dicari lebih lanjut.
Yang terakhir, Semuanya kembali pada kita. Kita sudah berusaha menyaring segala macam isu yang ada, silakan putuskan mana yang terbaik buat kita..!!
Fatwa MUI Tentang Golput dan Rokok March 6, 2009
Posted by budi in Indonesia.1 comment so far
fatwa yang dikeluarkan oleh MUI tentang Golput dan rokok, menimbulkan kontroversi di masyarakat, apalagi jika informasi yang diterima tidak sempurna, apalagi tidak benar. karena itu, buat teman-teman yang pengen tau teks lengkap apa aja hasilnya, nih kita liat di bawah..
Melalui forum Ijtima’ Ulama yang diselenggarakan pada 24 – 26 Januari 2009 lalu di Padang Panjang, Sumatera Barat, MUI mengeluarkan sejumlah fatwa, diantaranya tentang Golput (Tidak Menggunakan Hak Pilih dalam Pemilihan Umum)
Fatwa tentang Golput
Setelah melalui perbincangan hampir sehari penuh dalam rapat Komisi Masail Asasiyah Wathaniyah (Masalah Strategis Kebangsaan), kemudian dikerucutkan dalam Tim Perumus dan diajukan ke sidang pleno Ijtima Ulama, disepakati dan diktum keputusannya sebagai beriku:
1. Pemilihan umum dalam pandangan Islam adalah upaya untuk memilih pemimpin atau wakil yang memenuhi syarat-syarat ideal bagi terwujudnya cita-cita bersama sesuai dengan aspirasi umat dan kepentingan bangsa.
2. Memilih pemimpin dalam Islam adalah kewajiban untuk menegakkan imamah dan imarah dalam kehidupan bersama
3. Imamah dan imarah dalam Islam menghajatkan syarat-syarat sesuai dengan ketentuan agama agar terwujud kemaslahatan dalam masyarakat.
4. Memilih pemimpin yang beriman dan bertakwa, jujur (siddiq), terpercaya (amanah), aktif dan aspiratif (tabligh), mempunyai kemampuan (fathonah), dan memperjuangkan kepentingan umat Islam hukumnya adalah wajib.
5. Memilih pemimpin yang tidak memenuhi syarat-syarat sebagaimana disebutkan dalam butir 1 (satu) atau tidak memilih sama sekali padahal ada calon yang memenuhi syarat hukumnya adalah haram.
fatwa tentang rokok
Setelah melalui draft awal, dilanjutkan dalam sidang pleno komisi, ditampung dalam tim perumus dan kemudian diajukan ke sidang pleno Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI yang berlang pada hari Ahad sore 26 Januari 2009, dicapai keputusan yang diktumnya sebagai berikut:
1. Seluruh peserta Sidang Pleno Ijtima’ sepakat:
a. bahwa hukum merokok tidak wajib,
b. bahwa hukum merokok tidak sunat, dan
c. bahwa hukum merokok tidak mubah.
2. Peserta Sidang berbeda pendapat tentang tingkat larangan merokok tersebut, sehingga hukum merokok terjadi khilaf ma baiyna al-makruh wa al-haram (perbedaan pendapat antara haram dan makruh).
3. Seluruh peserta Sidang Pleno Ijtima’ sepakat bahwa merokok hukumnya haram:
a. Di tempat umum,
b. bagi anak-anak;
c. bagi wanita hamil.
Mematikan snapshot di wordpress December 14, 2008
Posted by budi in IT article.add a comment
Kadang-kadang suka risih kalo tiba-tiba muncul snapshot pas baca blog, apalagi kalo internet lagi super lemooot, arghh..nambahin pusing aja. jadi lebih bagus kalo snapshot ini mati aja, buat yang belum tw, karena saya juga baru nyari-nyari haha…ini dia caranya:
buat yang halaman admin yg dulu:
Design > Extras > lalu hilangkan tanda centang pada opsi Enable Snap Shot on this blog.
buat yg halaman admin yang baru:
pilih appearance> extras> hilangkan tanda centang pada opsi Enable Snap Shot on this blog
Update Google Chrome kamu ke stable version 1.0 — free– December 14, 2008
Posted by budi in IT article.add a comment
Setelah di-release-nya beta version, di awal september di sekitar 100 negara, versi 1.0 nya, akhirnya sekarang udah keluar. saya sendiri juga make google chrome jadi default browser, karena apa ya? kayaknya sih karena simple, cepet, dan tabulasinya itu juga keren, bisa dipindah2in.
Tapi yang masih agak nganjel itu, kalo buka tab baru, kan biasanya di ujung tuh, nah kalo di chrome ini suka di sebelahnya, terus pengennya itu menu bar di atas itu bisa diubah2 sizenya, biar bisa buat bookmark.
Nah, apa fitur2 baru yang ditawarkan:
1. “provides a better management of video files through an increased performance of the video related plug-ins. The rendering engine displays pages with higher speed and the startup time is lower as compared with the beta version”.
2. “Bookmarks management is also updated: Google Chrome allows the importing and exporting of bookmarks for an easy synchronization with another web browser. Also, the Bookmark Manager permits users to organize, search and browse their favorite links in a better way.”
3.”Google Chrome offers a safe environment for Internet navigation with an unique security mechanism given by a sandbox technology. In the same time, malware attacks could be minimized through the Safe Browsing option.”
“According to the Official Google Blog, in the near future, Google Chrome will have support for RSS feeds and web based forms autofill.”
Ya udah yang belum terupdate buruan di donlot, atau yang punya internet bisa update otomatis. Buat yang mo update secara online, gampang caranya,

updating-google-chrome10

updating-process
1.buka custumize and control (itu lho, di pojok kanan, yang gambar tang),
2. pilih “about google chrome”
3. klik update
4. tunggu sebentar, klik OK,
5. akan mengupdate secara otomatis
kalo yang internetnya lelet, bisa donlot versi offlinenya di sini, dl.google.com/chrome/install/154.36/chrome_installer.exe
(sekitar 8.4 MB), ok selamat mencoba..
Mengatasi masalah Invalid Update Control CTF di AVG 8.0 December 12, 2008
Posted by budi in IT article.2 comments

Belakangan ini entah kenapa gak bisa update otomatis antivirus AVG “Free” yang 8.0. setelah googling2 sebentar ternyata simple buanget cara ngatasinnya. Buat yang sama-sama bermasalah semoga membantu,
cara mengatasinya adalah buka folder:
C:\Documents and Settings\All Users\Application Data\Avg8\update\download
ada yang bilang kalo folder “Application Data” secara default di hidden, (tapi perasaan gak deh?!!). tapi buat yang gak keliatan foldernya, pas udah nyampe folder all user, tinggal pilih Tools>Folder Option> pilih tab “View”> Terus “hidden file dan foldernya pilih “Show”
Setelah masuk ke folder di atas, cukup delete / rename file yang berekstensi .ctf yaitu file avginfoafi.ctf, avginfowin.ctf, dan avginfo.gen.ctf (kalo ada). yang perlu diwaspadai adalah jangan delete file yang berekstensi .bin karena itu file hasil update-an kita selama ini, kalo di delete kita harus update ulang dari awal. waspadalah waspadalah,
